Pemprov Jatim minta masyarakat lestarikan budaya gorong royong

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Di era digital saat ini, menjadi tantangan untuk bagaimana mempertahankan dan memperkuat ketahanan gotong royong yang sudah menjadi ciri Bangsa Indonesia, terutama di Jawa Timur.

Bojonegoro, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengingatkan seluruh masyarakat untuk melestarikan budaya gotong royong melalui peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Budi Raharjo, Kamis mengatakan, bulan bakti gotong royong pada Mei 2026 ini dilaksanakan di 13 kabupaten dan dua kota di Jawa Timur, serta puncaknya di Kabupaten Bojonegoro.

"Kegiatan ini untuk memperkuat semangat, mendorong swadaya masyarakat dan pemerintah bersama pihak terkait untuk menjaga dan mempertahankan gotong royong dengan kondisi yang ada," kata Budi Raharjo di Bojonegoro, Jawa Timur.

Baca juga: Khofifah minta kepala daerah siapkan strategi hadapi dinamika global

Kegiatan yang dirangkai dengan hari kesatuan gerak PKK ke-54 Kabupaten Bojonegoro dan aktualisasi BBGRM Provinsi Jawa Timur ini untuk meneguhkan tiga pilar Bangsa Indonesia yakni gotong royong, kekeluargaan dan musyawarah mufakat.

"Ketiganya masih dilaksanakan di desa, termasuk aktualisasi ini menunjukkan bulan bhakti gorong royong dan meyakini di Bojonegoro bisa dilaksanakan secara berkelanjutan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan kegiatan ini sebagai upaya melestarikan kebiasaan mulia diantara sesama, saling terbuka dan mendukung gorong royong untuk menguatkan peran aktif persatuan dan kesatuan dalam pembangunan.

Supaya menumbuhkan adanya partisipasi masyarakat dalam pembangunan pemerintahan, meningkatkan kepedulian masyarakat yang dilandasi kebersamaan dan gorong royong.

"Masyarakat harus semangat kebersamaan, gotong royong dan kepedulian. Bojonegoro menjadi tuan rumah BBGRM harus mampu memberikan manfaat terbaik buat masyarakat Bojonegoro dan mentransformasi masyarakat pada 2045 mendatang," katanya.

Baca juga: Khofifah tegaskan "Jatim Cerdas" jadi barometer pendidikan nasional

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Muhammad Yazid
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.