Delapan perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan operasional pada Jumat, 8 Mei 2026, setelah aksi pencurian perangkat persinyalan melanda lintasan Stasiun Daru hingga Parungpanjang, Kabupaten Tangerang. Insiden sabotase pada sistem pendeteksi perjalanan tersebut terjadi pada dini hari dan berdampak langsung pada jadwal perjalanan pagi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mendeteksi gangguan sistem pertama kali melalui laporan Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Daru pukul 01.38 WIB. Kerusakan teknis akibat hilangnya kabel ini mencakup enam zona perangkat axle counter yang tersebar di tiga titik lokasi berbeda.
Hasil investigasi tim teknis di lapangan menunjukkan bahwa material yang hilang merupakan kabel counting head axle counter di Kilometer 50+5/6. Hilangnya komponen vital ini menyebabkan sistem tidak dapat mendeteksi keberadaan rangkaian kereta, sehingga memaksa petugas melakukan penanganan darurat guna menjamin keselamatan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa pemulihan dilakukan dengan mengganti seluruh perangkat yang hilang agar sistem kembali berfungsi normal. Penanganan teknis tersebut rampung sebelum jam sibuk pagi berakhir meskipun sempat menimbulkan akumulasi keterlambatan hingga 28 menit.
"Seluruh gangguan dinyatakan normal kembali setelah penggantian counting head selesai dilakukan," kata Franoto dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
Franoto menambahkan bahwa tindakan pencurian ini merupakan pelanggaran serius yang membahayakan nyawa penumpang kereta perkotaan. Pihak KAI kini memperketat pengawasan di area rawan serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Terkait aspek hukum, Kapolresta Tangerang saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengejar oknum yang bertanggung jawab atas kerusakan prasarana publik tersebut. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara dan belum mengungkap identitas pelaku kepada publik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·