Persipura Jayapura dijadwalkan menghadapi Adhyaksa FC pada pertandingan hidup-mati babak play-off Championship 2025-2026 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026) pukul 15.00 WIB. Laga krusial ini menjadi kesempatan terakhir bagi tim berjuluk Mutiara Hitam untuk kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim mendatang.
Pemerintah Provinsi Papua mengantisipasi lonjakan penonton dengan menyediakan fasilitas nonton bareng (nobar) melalui videotron di tiga lokasi strategis Kota Jayapura mulai pukul 18.00 WIT. Lokasi tersebut mencakup area Kantor Gubernur Papua, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), dan depan Gedung Samsat Abepura.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua Jeri Yudianto menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengakomodasi pendukung yang tidak mendapatkan tiket stadion. Persipura sendiri tercatat memiliki basis massa besar yang sempat mencapai 32 ribu penonton pada laga sebelumnya.
“Tiga titik videotron yang disiapkan berada di kawasan Kantor Gubernur Papua, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), dan depan Gedung Samsat Abepura yang mana akan mulai pada pukul 18:00 WIT,” kata Jeri Yudianto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua.
Penayangan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap perjuangan Persipura untuk menembus kompetisi elit nasional. Jeri menekankan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif di setiap lokasi nonton bersama.
“Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan tim berjuluk Mutiara Hitam pada laga play-off promosi BRI Super League musim 2026/2027,” ujar Jeri Yudianto.
Pemerintah berharap masyarakat tetap mematuhi aturan keamanan selama pertandingan berlangsung. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan ketertiban di titik-titik keramaian.
“Antusiasme masyarakat terhadap Persipura terlihat pada pertandingan sebelumnya yang dihadiri lebih dari 32 ribu penonton dan diperkirakan jumlah tersebut akan meningkat pada laga kali ini, oleh sebab itu ini juga guna mengakomodir masyarakat yang tidak kebagian tiket sehingga kami memfasilitasi nobar,” kata Jeri Yudianto.
Jeri meminta warga menghargai kenyamanan publik saat merayakan momen krusial bagi klub kebanggaan Papua tersebut. Dukungan moral dari masyarakat diharapkan menjadi suntikan energi bagi para pemain di lapangan.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban dan menghormati warga sekitar sehingga suasana tetap aman dan kondusif,” ujar Jeri Yudianto.
Di sisi teknis, Pelatih Persipura Rahmad Darmawan telah menyiapkan rencana permainan meski tim kehilangan bek andalan Arthur Vieira akibat cedera grade 2. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan pemain asal Brasil tersebut harus absen selama tiga minggu.
“Secara keseluruhan, seluruh pemain siap menghadapi pertandingan,” kata Rahmad Darmawan, Pelatih Persipura.
Rahmad menekankan pentingnya aspek psikologis pemain dalam menghadapi tekanan laga play-off. Ia ingin tim tetap konsisten dengan gaya permainan agresif namun tetap mengedepankan kecerdasan dalam mengambil keputusan.
“Hal yang paling saya tekankan kepada para pemain adalah mereka harus bisa menjalankan semua instruksi yang sudah diberikan, tetapi tetap menikmati pertandingan,” ujar Rahmad Darmawan.
Instruksi khusus diberikan agar para pemain tidak merasa terbebani oleh target promosi. Keseimbangan antara kontrol emosi dan strategi teknis menjadi fokus utama dalam sesi latihan terakhir tim.
“Saya ingin mereka bermain enjoy, tidak terlalu tegang, meskipun tetap harus menjaga keseimbangan antara emosi dan intelegensi saat berada di lapangan,” kata Rahmad Darmawan.
Pelatih kawakan ini juga mewaspadai kekuatan Adhyaksa FC yang memiliki deretan pemain berpengalaman di setiap lini. Beberapa nama seperti Fergonzi, Adilson, hingga Konate diwaspadai sebagai ancaman utama bagi pertahanan Persipura.
“Ibaratnya saya berharap para pemain mampu mengatasi tekanan psikologis yang biasanya muncul dalam pertandingan penting seperti ini. Sekali lagi, secara keseluruhan semua pemain siap,” ujar Rahmad Darmawan.
Persipura memasuki laga ini dengan catatan impresif setelah tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir. Tim Mutiara Hitam sebelumnya finis sebagai runner-up Grup 2 dengan koleksi 56 poin.
“Cedera yang dialami berada pada grade 2. Tidak terlalu berat, tetapi juga tidak ringan, sehingga membutuhkan waktu pemulihan sekitar tiga minggu,” kata Rahmad Darmawan.
Manajemen tim telah menginstruksikan para pemain pengganti untuk siap mengisi lubang yang ditinggalkan Vieira. Persiapan simulasi strategi telah dilakukan guna meredam pergerakan lini depan lawan yang dinilai berbahaya.
“Adhyaksa memiliki trio lini depan sangat berbahaya. Mereka juga mempunyai pemain sayap berpengalaman seperti Fergonzi, Adilson, dan Konate,” ujar Rahmad Darmawan.
Rahmad juga menggarisbawahi kehadiran pemain senior lawan seperti Miftahul Hamdi dan Arief Satria yang bisa menjadi pembeda. Fokus utama Persipura adalah menjaga kolektivitas tim guna mengamankan tiket promosi.
“Jadi secara keseluruhan, kami lebih fokus mempersiapkan tim untuk mengantisipasi kekuatan mereka sebagai satu kesatuan tim,” ujar Rahmad Darmawan.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim hanya terpaut selisih poin tipis di klasemen grup masing-masing pada musim reguler. Persipura berharap dukungan penuh masyarakat Papua dapat diwujudkan melalui hasil kemenangan di Stadion Lukas Enembe.
“Saya berharap para pemain mampu menerjemahkan simulasi dan instruksi yang sudah kami lakukan dalam latihan dengan baik di pertandingan nanti,” kata Rahmad Darmawan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·