Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menegaskan timnya tak akan menyerah untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League.
Hal ini dikatakan Persis setelah menelan kekalahan besar 0-4 dari tuan rumah Persija Jakarta pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.
“Kita tidak akan menyerah, kita punya kemauan yang besar untuk bertahan di kompetisi (kasta tertinggi) ini,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
Kekalahan dari Persija membuat Persis tertahan di peringkat 15 dengan 27 poin, satu poin di atas Madura United di zona degradasi. Mereka juga terancam kembali masuk zona degradasi apabila Madura di laga pekan ini mampu mengalahkan sesama tim yang berjuang bertahan di kasta tertinggi, tuan rumah Semen Padang, pada besok Rabu (30/4) pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Kalah lawan Arema, Milomir Seslija sebut penampilan terburuk Persis
Kendati situasi tak menguntungkan untuk Laskar Sambernyawa setelah kekalahan ini, kata Milo, timnya tak boleh terlalu larut dalam kesedihan.
Ia mengatakan timnya harus segera "move on" karena di laga selanjutnya, Persis akan melakoni laga berat saat tandang melawan Malut United pada akhir pekan ini, Sabtu (2/5).
Setelah menghadapi Malut, Persis akan memainkan dua laga kandang menghadapi Persebaya Surabaya dan Dewa United Banten FC pada 9 Mei dan 16 Mei. Laga terakhir mereka kemudian ditutup saat melawan tuan rumah Persita Tangerang pada 23 Mei.
Baca juga: Kalahkan Bhayangkara 2-1, Persis kembali keluar dari zona degradasi
“Kita tidak mau terjebak dengan hasil, jadi laga selanjutnya kita harus pulih, harus kembali untuk bisa tampil lebih baik. Karena selanjutnya akan ada laga yang penting,” ucap Milo.
Lebih lanjut, soal kekalahan melawan Persija, Milo menyebut timnya pantas kalah dari tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Ia merasa timnya bermain baik di babak pertama, namun level permainan tak bisa berlanjut di babak kedua, terutama setelah kiper Muhammad Riyandi membuat kesalahan pada gol pertama tuan rumah yang dicetak Allano Lima.
“Ini kemenangan yang pantas untuk Persija. Kita sebenarnya bermain bagus di babak pertama. Tapi mungkin di babak kedua kita kebobolan pertama lewat kesalahan kami sendiri,” kata pelatih asal Bosnia dan Herzegovina tersebut.
Baca juga: Souza: Bermain efektif kunci kemenangan besar Persija atas Persis
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·