Personel gabungan tingkatkan patroli antisipasi tawuran di Jatinegara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Personel gabungan meningkatkan patroli bersama tiga pilar di malam hari untuk mengantisipasi tawuran antara kelompok remaja di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim).

"Setelah apel tiga pilar, kita melaksanakan patroli bersama tiga pilar di ruas titik rawan tawuran wilayah Kecamatan Jatinegara," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jatinegara Teguh Nurdin Amali di Jakarta, Kamis.

Teguh menyebut, peristiwa tawuran yang terjadi pada Senin (20/4) lalu sebenarnya sudah diantisipasi oleh pihak Kepolisian, yakni dengan melaksanakan apel cipta kondisi unsur tiga pilar dari hari Jumat, Sabtu dan Minggu malam di halaman Markas Kepolisian Resort (Polres) Jakarta Timur.

Tawuran itu terjadi setelah petugas lintas menyelesaikan patroli bersama. Hal ini menjadi pola para pelaku yang telah memperhatikan dan mengawasi keberadaan petugas.

Dalam melakukan patroli, unsur tiga pilar ini juga dibantu unsur terkait lainnya, seperti Pokdarkamtibmas, Siskomas, Satlinmas dan unsur komponen masyarakat lainnya.

Kemudian, terdapat lima Posko Jaga Jakarta Anti Tawuran di wilayah Kecamatan Jatinegara, yakni Posko Pasar Deprok Kelurahan Cipinang Muara, Posko Rumah Pompa Kelurahan Cipinang Besar Utara, Posko rumah dinas (Rudin) Lurah CBU Kelurahan Cipinang Besar Utara.

Lalu Posko Jembatan Serong Kelurahan Cipinang Besar Selatan, dan Posko Tongtek Kelurahan Kampung Melayu.

Sementara itu, Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan, pada kejadian Senin (20/4) dini hari lalu, tidak ada pelaku tawuran yang ditangkap.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, diduga dua kelompok remaja yang hendak melakukan tawuran saat itu adalah warga Jalan Mayong dan Jalan Remaja Kelurahan Cipinang Besar Utara (CBU).

Mereka belum sempat terjadi bentrok fisik dan baru hanya saling mengancam. Mereka juga membawa sejumlah senjata tajam namun tidak ada yang diamankan karena berhasil melarikan diri.

"Belum sempat terjadi tawuran dan mereka hanya saling mengancam. Sejauh ini belum ada yang diamankan karena pelaku langsung melarikan diri," kata Samsono.

Menurutnya, untuk antisipasi terjadinya kasus tawuran di tempat tersebut pihaknya juga meningkatkan patroli di malam hari.

Bahkan, anggota kepolisian berpakaian dinas maupun preman berjaga di sejumlah titik di sepanjang Jalan DI Panjaitan wilayah Jatinegara.

Baca juga: Polisi gagalkan aksi tawuran pemuda di Jakarta Timur

Baca juga: Gagalkan tawuran, Polisi tangkap empat pemuda di Jaktim

Baca juga: Legislator DKI: Perlu penindakan tegas aksi premanisme dan tawuran

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.