Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pada Desember 2026 pemerintah akan meresmikan 1.386 Desa/Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia dalam sambutan kunjungan kerja ke Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu.
Dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu, Presiden Prabowo mengatakan rencana ini merupakan upaya untuk memperbaiki kesejahteraan nelayan.
"Jadi tahun ini, bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia. Mudah-mudahan ada satu desa nelayan di sini (Miangas) dalam waktu yang tidak lama lagi," ujar Presiden Prabowo.
Baca juga: Presiden Prabowo segera perbaiki seluruh puskesmas di Indonesia
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sektor perikanan menjadi salah satu prioritas pemerintah tahun ini.
Menurutnya, pembangunan dan perbaikan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia akan dilakukan secara besar-besaran.
"Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia, kita akan perbaiki mulai tahun ini," katanya.
Presiden menambahkan, pembangunan desa nelayan dirancang berlangsung cepat. Bahkan, apabila pembangunan dimulai bulan depan maka masyarakat diperkirakan sudah dapat menikmati fasilitas tersebut dalam waktu kurang lebih lima bulan.
Baca juga: Presiden berjoget "Tabola Bale" bersama masyarakat di Miangas
Dalam kunjungan ini, pemerintah juga menyerahkan bantuan satu unit kapal nelayan berukuran 15 gross ton (GT) dengan kapasitas awak sekitar lima orang.
Selain bantuan kapal, Presiden memastikan pemerintah akan membangun desa nelayan khusus yang dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk mendukung aktivitas perikanan, seperti gudang pendingin, dan SPBU nelayan.
Ia menegaskan pembangunan akan segera dimulai tahun ini dan meminta seluruh pihak memastikan pelaksanaannya berjalan tepat waktu.
Baca juga: Presiden bernyanyi bersama masyarakat di Pulau Miangas
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·