Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan program pengolahan sampah sebagai prioritas nasional untuk mengendalikan limbah di seluruh wilayah Indonesia yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan sampah dalam waktu tiga tahun ke depan.
"Semua kita kembangkan, sampah, pengolahan sampah sekarang jadi prioritas nasional, dalam dua tiga tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia ya," kata Presiden Prabowo Subianto seusai mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Selasa.
Kepala Negara menyatakan sangat terkesan dengan inisiatif Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mengelola limbah domestik. Ia menilai TPST BLE Banyumas merupakan terobosan yang sangat baik untuk dicontoh.
Baca juga: Prabowo tinjau pengolahan sampah menjadi genteng di Banyumas
Presiden mengapresiasi penggunaan teknologi lokal yang efektif meskipun tidak terlalu canggih dalam rangkaian sistem pengolahan tersebut. Keunggulan sistem ini terletak pada alur yang terintegrasi mulai dari rumah tangga hingga tingkat kabupaten.
Pemerintah pusat berkomitmen untuk mendorong keberhasilan model ini agar bisa segera diterapkan di berbagai daerah lain. Presiden menegaskan akan menurunkan bantuan langsung guna mengembangkan serta memperbaiki sistem tersebut agar menjadi lebih efektif.
Baca juga: BRIN kembangkan Petasol, ubah sampah menjadi bahan bakar alternatif
Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, saat ini sudah ada sekitar 13 kabupaten di Jawa Tengah yang mengadopsi sistem serupa. Model ini dinilai layak menjadi standar bagi provinsi lain di Indonesia. Bahkan, TPST BLE Banyumas turut menjadi rujukan negara luar.
Fasilitas TPST BLE di Desa Wlahar Wetan ini memiliki kapasitas pengolahan mencapai 75 ton per hari dengan teknologi pemilahan otomatis. Keberadaan teknologi lokal tersebut dianggap sebagai solusi efisien yang murah untuk diaplikasikan secara massal di tanah air.
Presiden berharap pengembangan teknologi ini mampu mempercepat penanganan masalah lingkungan secara mandiri. Fokus pada pengolahan sampah secara nasional juga diupayakan agar dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.
Baca juga: KLH siapkan sanksi bagi daerah yang abaikan pengelolaan sampah
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·