Ambon (ANTARA) - Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku berhasil mengevakuasi 13 penumpang dan kru Kapal Layar Motor (KLM) Cajoma V di Perairan Pulau Teon, Nila dan Sarua, Kabupaten Maluku Tengah setelah menerima sinyal marabahaya yang dipancarkan dari kapal itu.
"Cuaca buruk yang sedang terjadi di Perairan Maluku dan sekitarnya mengakibatkan kecelakaan terhadap satu unit kapal jenis Pinisi tersebut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Rabu.
Baca juga: Tim SAR Maluku temukan bangkai kapal ikan terbakar tanpa awak
Kapal yang dinakhodai Muhamad Bayu ini bertolak dari Sorong, Provinsi Papua Barat Daya menuju Kalabahi (NTT) dengan membawa 13 orang penumpang dan kru kapal, namun dihantam gelombang tinggi hingga mengalami kebocoran dan karam di Perairan Kecamatan TNS pada Senin, (4/5) sekitar pukul 21.55 WIT.
Menurut dia, Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) atau sinyal marabahaya yang dipancarkan dari kapal nahas tersebut sebelum tenggelam berhasil ditangkap Basarnas Command Centre (BCC) yang kemudian meneruskan koordinat pasti Kapal KLM. Cajoma V ke Basarnas Ambon guna melaksanakan Operasi SAR.
Setelah menerima informasi tersebut, pada Selasa (5/5) sekitar pukul 00.05 WIT Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menggunakan KN SAR Bharata menuju lokasi kejadian pada koordinat 6°36'4.38" S-129°36'18.24" E, dengan jarak kurang lebih 200 Nautical Mile dan Heading 154°arah Tenggara dari Dermaga BRIN Ambon.
Sejak kejadian itu, Basarnas Ambon terus melakukan koordinasi dengan pihak pemilik kapal dan informasi yang diterima menjelaskan sebelum kapal tenggelam, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri menggunakan sekoci dan menepi ke Pulau Nila untuk berlindung.
"Alhamdulillah, pada siang hari sekitar pukul 16.27 WIT, KN SAR Bharata tiba di lokasi kejadian dan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang ke atas kapal tersebut," ucapnya.
Baca juga: SAR Ambon masih cari seorang ABK KM. Sanjaya 99 di Kepulauan Aru
Baca juga: SAR Ambon: Pemulangan jasad dua mahasiswa UGM tanggung jawab keluarga
Selanjutnya, pada pukul 17.35 WIT seluruh korban diangkut dengan kapal SAR menuju Kota Ambon guna mendapatkan perawatan.
"Pagi ini sekitar pukul 07.00 WIT KN SAR Bharata tiba dengan seluruh korban di Dermaga BRIN Ambon, selanjutnya para korban diserahkan ke pemilik kapal guna mendapatkan perawatan," katanya.
Pewarta: Daniel Leonard
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·