Jakarta (ANTARA) - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukabumi Selatan 07, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengolah sampah jadi ekoenzim sebagai kegiatan edukasi untuk memperingati Hari Bumi 2026.
Kepala SDN Sukabumi Selatan 07, Bekti Widiyaningsih mengatakan, pembuatan ekoenzim dilakukan untuk mengurangi sampah organik sekaligus memberikan edukasi kepada siswa tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan.
"Diharapkan SDN Sukabumi Selatan 07 dapat menjadi percontohan sekolah peduli lingkungan serta mendorong siswa menerapkan gaya hidup minim sampah," kata Bekti di Jakarta, Rabu.
Selain itu, program pengelolaan sampah sejalan dengan predikat Adiwiyata Mandiri yang telah diraih sekolahnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan kepada siswa sejak dini,” kata Bekti menegaskan.
Untuk mendukung upaya sekolah tersebut dalam pengolahan sampah organik, pihak Kelurahan Sukabumi Selatan pun menyerahkan tong komposter sederhana kepada pihak sekolah.
“Kegiatan ini menjadi upaya mengurangi sampah dari sumber sekaligus mengedukasi siswa agar dapat menerapkannya di rumah,” tutur Lurah Sukabumi Selatan, Anjas Umaryadi.
Baca juga: Jakbar dukung pembuatan ekoenzim massal, target raih rekor MURI
Baca juga: Bimas Budha nilai penebaran ekoenzim praktik nyata ekoteologi
Baca juga: 10 ribu liter ekoenzim dituangkan ke Sungai Jeletreng tekan pencemaran
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·