Sidak Prabowo-Sudaryono ke gudang Bulog hapus keraguan soal swasembada

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Langkah Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono melakukan inspeksi mendadak ke gudang Bulog dinilai menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mewujudkan swasembada beras.

Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir dalam keterangan di Jakarta, Minggu, mengatakan inspeksi mendadak (sidak) itu sekaligus menjawab berbagai keraguan yang selama ini muncul di ruang publik, termasuk kritik yang menyebut target swasembada sulit tercapai.

Dari hasil pantauan langsung di lapangan, stok beras nasional dalam kondisi aman dan terkendali.

"Langkah Presiden turun langsung ke lapangan menunjukkan bahwa pemerintah tidak bekerja berdasarkan asumsi, tetapi data riil. Ini penting untuk menghapus keraguan publik soal swasembada," ujar Don Muzakir.

Dalam sidak tersebut, Prabowo dan Sudaryono memastikan kualitas dan kuantitas cadangan beras pemerintah tetap terjaga.

Presiden dan Wamentan juga berdialog langsung dengan jajaran Bulog untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta tidak terjadi penumpukan atau kekurangan di daerah tertentu.

Kehadiran Sudaryono yang dikenal dekat dengan petani juga memperkuat sinergi antara produksi di hulu dan pengelolaan stok di hilir. Hal itu menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Baca juga: Presiden tinjau Gudang Bulog Danurejo untuk pastikan cadangan beras aman

Don Muzakir juga menambahkan sidak gudang Bulog itu secara tidak langsung membantah narasi pesimistis yang sebelumnya disampaikan sejumlah pihak yang meragukan capaian swasembada beras.

Dengan kondisi gudang yang terisi dan sistem distribusi yang terpantau, pemerintah sudah berada di jalur yang tepat.

"Kalau melihat langsung kondisi di lapangan seperti ini, sulit untuk mengatakan swasembada itu hanya wacana. Justru ini bukti konkret," tuturnya.

Ia mengatakan saat ini pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat produksi dalam negeri melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan luas tanam, perbaikan irigasi hingga dukungan langsung kepada petani.

"Dengan langkah-langkah tersebut, optimisme terhadap tercapainya swasembada beras semakin menguat, sekaligus mempertegas bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo," ucapnya.

Baca juga: Mentan: Gudang beras Konawe Selatan disewa Bulog bukti produksi naik

Sebelumnya, Wamentan Sudaryono mendampingi Presiden Prabowo melakukan sidak ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).

Sudaryono menjelaskan sidak itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah tetap dalam kondisi aman serta siap disalurkan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi gudang yang memiliki kapasitas 7.000 ton dan saat ini dalam kondisi terisi penuh. Hal ini mencerminkan kesiapan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Jateng.

"Jadi, kunjungannya ini bersifat mendadak, tidak ada pemberitahuan, langsung mampir sehingga ingin mengetahui sebetulnya atau catatan sebetulnya seperti apa," katanya.

Bahkan, ungkap Sudaryono, pimpinan Bulog juga sengaja tidak kita beritahu agar Presiden dan dirinya mengetahui kondisi sebenar-benarnya di lapangan.

"Ternyata memang membanggakan, jadi stok cadangan beras pemerintah kita memang tinggi, gudang Bulog ini di mana-mana penuh. Kemarin saya juga sudah sidak di gudang Bulog tempat lain, termasuk Pak Mentan (Menteri Pertanian) sidak di Makassar, di Bone, dan lain-lain itu penuh semua. Itu menjadi catatannya," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan dari sisi produksi, kinerja nasional menunjukkan tren yang sangat positif. Produksi beras nasional pada 2025 tercatat meningkat sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen, didukung peningkatan luas panen dan berbagai kebijakan penguatan sektor pertanian.

Baca juga: Bapanas tegaskan jaga stabilitas harga beras lewat intervensi SPHP

Baca juga: Direktur Pengadaan Perum Bulog minta petani pertahankan kualitas gabah

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.