Jakarta (ANTARA) - Jannik Sinner menyamai catatan kemenangan beruntun Novak Djokovic dalam pertandingan ATP Masters 1000 setelah menang 6-2, 6-0 atas Alexei Popyrin pada babak ketiga Internazionali BNL d’Italia 2026 di Roma.
Bertanding dalam pertandingan keduanya di Roma, Sinner langsung tampil agresif dengan mematahkan servis Popyrin pada gim pembuka.
"Saya merasa angin bertiup searah," kata Sinner, yang hanya melakukan satu kesalahan sendiri pada pukulan backhand, seperti dikutip laman ATP.
Petenis Italia itu memukau penonton tuan rumah dengan drop shot dan pukulan kerasnya yang mengantarkannya unggul 3-1 dalam empat pertemuan dengan lawannya itu.
"Saya tidak perlu banyak mengubah strategi, tetapi pada saat yang sama, ketika melawan angin, saya mencoba memukul bola agak datar," ujar Sinner.
Sinner dikalahkan Carlos Alcaraz dalam final Italian Open dua belas bulan lalu.
Mencapai babak keempat, Sinner akan menjadi petenis putra kedua, bersama Djokovic, yang menyelesaikan Career Golden Masters -- memenangi keseluruhan sembilan turnamen Masters 1000 -- sejak seri tersebut dimulai pada 1990 jika ia mengangkat trofi akhir pekan ini.
Baca juga: Sinner siap buat sejarah di Roma setelah juara di Madrid
Petenis berusia 24 tahun itu selanjutnya bertemu dengan petenis peringkat 155 dunia, Andrea Pellegrino, pada babak 16 besar.
Kemenangan selama 65 menit atas Popyrin, membuat Sinner memperpanjang catatan kemenangan beruntunnya dalam Masters 1000 menjadi 30 atau terpanjang kedua sepanjang masa.
Sinner belum pernah kalah di level ini sejak mundur dalam babak ketiga melawan Tallon Griekspoor di Shanghai pada Oktober.
Djokovic masih memimpin rekor kemenangan beruntun ATP Masters 1000 sebanyak 31 pertandingan pada Indian Wells 2011 hingga Cincinnati 2011.
Sinner mencetak 30 kemenangan beruntun Masters 1000 sejak di Paris 2025 hingga kini, menyamai catatan lain Djokovic dengan 30 kemenangan beruntun di Paris 2014 hingga Montreal 2015.
Sinner kini mengungguli Roger Federer dengan 29 kemenangan pertandingan Masters 1000 secara beruntun di Hamburg 2025 hingga Monte-Carlo 2006.
Sinner juga menjadi petenis pertama yang menjuarai lima turnamen Masters 1000 berturut-turut; mulai Madrid Open awal bulan ini, Paris, Indian Wells, Miami, sampai Monte-Carlo enam bulan terakhir.
Baca juga: Italian Open: Sinner kejar Career Golden Masters, Djokovic "comeback"
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·