Kota Nashville di Amerika Serikat diprediksi akan mengalami lonjakan suhu udara hingga mencapai 90 derajat Fahrenheit atau sekitar 32 derajat Celcius pada Minggu (17/5/2026). Kondisi ini menandakan akhir pekan terpanas sepanjang tahun 2026 setelah wilayah tersebut sempat merasakan suhu sejuk pada Kamis pagi.
Layanan Cuaca Nasional (National Weather Service) melaporkan adanya probabilitas sebesar 70 persen bahwa suhu di Nashville akan menyentuh angka 90 derajat Fahrenheit pada hari Minggu mendatang. Peningkatan suhu ini dipicu oleh kembalinya hembusan angin selatan yang membawa udara lebih panas ke wilayah tersebut.
Sebelum lonjakan panas terjadi, kondisi cuaca pada Kamis (14/5/2026) terpantau sangat cerah dengan suhu rendah di angka 51 derajat Fahrenheit pada pagi hari. Berdasarkan data dari WSMV 4, kelembapan udara yang sangat rendah membuat suasana terasa seperti musim gugur meskipun suhu maksimal di siang hari mencapai 73 derajat Fahrenheit.
Prakiraan cuaca menunjukkan transisi suhu akan dimulai pada hari Jumat dengan angka maksimal di kisaran 80-an derajat Fahrenheit. Memasuki hari Sabtu, kecepatan angin selatan diprediksi meningkat antara 10 hingga 15 mph dengan hembusan mencapai 25 mph yang berpotensi mengganggu peralatan di luar ruangan.
Peluang hujan dan badai petir singkat diperkirakan muncul pada Sabtu pagi hingga awal sore hari, namun sebagian besar wilayah diprediksi akan tetap kering. Kelembapan udara akan meningkat secara signifikan pada hari Minggu yang menyertai kondisi panas ekstrem tersebut.
Metro Nashville Office of Emergency Management mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan dari sengatan panas. Masyarakat disarankan untuk mengonsumsi banyak air putih, menghindari aktivitas berat di luar ruangan saat siang hari, dan memantau kondisi tetangga yang rentan terhadap cuaca panas.
Suhu udara pada Senin pekan depan diproyeksikan akan menjadi lebih panas dengan perkiraan suhu tertinggi mencapai 92 derajat Fahrenheit. Curah hujan yang lebih luas dan merata baru diperkirakan akan turun pada pertengahan pekan depan saat sistem tekanan udara rendah mendekati wilayah Tennessee Tengah pada hari Rabu.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·