Makassar (ANTARA) - Aparat Kepolisian bersama TNI Angkatan Laut telah mengamankan benda mencurigakan menyerupai rudal dan telah dibawa ke Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar untuk diteliti, usai ditemukan nelayan di Perairan Kepulauan Tanakeke, Kecamatan Mappasunggu Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
"Kami belum bisa menyimpulkan. Tapi, barang ini menyerupai bentuk rudal. Belum tahu persis seperti apa. Nanti hasil penelitian lebih lanjut, mengenai benda ini akan disampaikan pimpinan kami," ujar Komandan Pos AL Takalar Lettu Marinir Hamzah melalui keterangan videonya diterima, Sabtu.
Mengenai benda menyerupai rudal itu apakah membahayakan, kata dia, belum bisa dipastikan. Benda ini dibawa ke Markas Kodaeral VI Makassar menggunakan truk TNI AL untuk selanjutnya diteliti lebih lanjut.
"Soal itu (bisa meledak) belum bisa kita memberikan keterangan, informasi seperti itu, nanti dari hasil pemeriksaan. Kami bawa dulu ke Kodaeral untuk diamankan di sana. Nanti rencananya pimpinan akan melakukan pemeriksaan dan penelitian," ujar dia.
Atas penemuan benda itu, pihaknya mengimbau masyarakat apabila menemukan benda serupa seperti itu supaya secepatnya melapor ke TNI AL dan kepolisian terutama benda asing yang dikhawatirkan membahayakan dan berdampak fatal bagi masyarakat setempat.
Kapolsek Mappakasunggu Ipda Sumarwan menambahkan, penemuan benda itu setelah menerima informasi dari nelayan. Selanjutnya ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Komandan Pos TNI AL di Takalar untuk segera diamankan.
Benda tersebut, sebut dia, berbentuk lonjong, memanjang dengan panjang lebih dari satu meter berwarna biru mirip sebuah rudal. Kendati demikian, pihaknya belum memastikan apakah itu rudal atau bukan, karena akan diteliti lebih lanjut oleh pihak TNI AL.
Benda asing itu ditemukan nelayan di Pulau Tanakeke saat melaut, selanjutnya melaporkan kejadian ke polsek setempat. Benda ini dievakuasi menggunakan kapal, lalu dibawa ke Kantor Polsek Mappasuggu untuk diamankan sementara. Benda ini diserahkan ke personel TNI AL kemudian membawanya dengan truk ke Markas Kodaeral VI di Kota Makassar.
"Disampaikan kepada masyarakat, jika menemukan benda asing di mana pun, jangan diutak-atik. Segera dilaporkan ke pihak berwajib agar bisa ditangani dengan cepat dan aman," katanya menambahkan.
Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·