Trump: Iran harus buat kesepakatan yang tepat dengan AS

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Iran harus mencapai kesepakatan yang tepat dengan Amerika Serikat dengan cara apa pun, karena jika tidak, maka Washington akan meraih kemenangan “dengan sangat mudah.”

“Ya, bagaimanapun juga, kami akan menang. Kami akan membuat kesepakatan yang tepat, atau kami akan menang dengan sangat mudah dari sudut pandang militer,” kata Trump dalam wawancara dengan pembawa acara radio Hugh Hewitt pada Senin.

Pemimpin Amerika tersebut mengklaim bahwa dari sudut pandang militer, AS sudah mengalahkan Iran. Ia menyatakan bahwa Teheran sebelumnya memiliki 159 kapal, tetapi kini semuanya berada di dasar laut.

“Hari ini, kami menghancurkan delapan kapal mereka. Sekarang mereka hanya memiliki kapal kecil yang cepat. Kapal-kapal itu sangat murah dan dipasangi senapan mesin. Mereka pikir itu bagus. Kami menghancurkan delapan kapal mereka hari ini,” ucapnya.

Trump menambahkan bahwa tujuan utama AS tetap memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Mengenai waktu kesepakatan potensial, Trump mengatakan bahwa waktu bukanlah faktor penentu bagi AS. Ia mencatat bahwa banyak orang, termasuk individu yang “sangat cerdas” dan “cukup moderat” ingin melihat kesepakatan dengan Iran.

“Kami sudah melakukan sebagian besar yang perlu dilakukan. Mungkin tinggal dua minggu lagi, dua minggu, mungkin tiga minggu. Dan waktu bukanlah hal yang mendesak bagi kami,” kata Trump.

Adapun pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa terobosan.

Hingga kini belum ada laporan mengenai dimulainya kembali permusuhan, tetapi AS telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Para mediator saat ini sedang berupaya mengatur putaran negosiasi baru.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Perundingan AS-Iran jalan di tempat, Selat Hormuz makin jadi taruhan

Baca juga: Iran tegaskan tak ada solusi militer untuk krisis politik

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.