Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30: Bupati Barito Utara Tekankan Penyelarasan Asta Cita

Sedang Trending 1 jam yang lalu

MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Bupati, Senin (27/04). Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, upacara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara kebijakan pusat dan implementasi di tingkat daerah.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, membacakan amanat Menteri Dalam Negeri yang menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut, kesatuan visi sebagai kunci kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas.

“Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ujar Bupati Shalahuddin mengutip pesan Presiden.

Tiga dekade perjalanan otonomi daerah dinilai telah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi, mandiri, dan berakselerasi dalam pembangunan.

Dalam amanat yang dibacakannya, Bupati Shalahddin memaparkan delapan klaster prioritas nasional yang harus diakomodasi pemerintah daerah. Kedelapan klaster itu meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, infrastruktur dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan, serta penurunan kemiskinan.

“Tujuannya jelas, yaitu untuk memastikan pembangunan itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Barito Utara secara berkelanjutan,” tegas Bupati Shalahuddin di hadapan peserta upacara.

Secara spesifik, daerah juga didorong untuk mendukung target pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dan pembentukan 80.000 KDKMP. Program-program tersebut membutuhkan komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintahan di tingkat kabupaten.

Electronic money exchangers listing

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, menjadi pengingat pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Bupati Shalahuddin mengajak seluruh aparatur dan masyarakat Barito Utara untuk menjadikan semangat asta cita sebagai bahan bakar dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional dan transparan.

“Mari kita jadikan semangat asta cita sebagai bahan bakar untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional dan transparan,”ajak bupati mengakhiri amanatnya.

Dengan semangat otonomi daerah yang telah berlangsung tiga dekade, Barito Utara berkomitmen untuk terus bergerak mewujudkan pembangunan yang berpihak pada rakyat. (ren/kpg)

MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Bupati, Senin (27/04). Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, upacara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara kebijakan pusat dan implementasi di tingkat daerah.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, membacakan amanat Menteri Dalam Negeri yang menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut, kesatuan visi sebagai kunci kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas.

“Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ujar Bupati Shalahuddin mengutip pesan Presiden.

Electronic money exchangers listing

Tiga dekade perjalanan otonomi daerah dinilai telah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi, mandiri, dan berakselerasi dalam pembangunan.

Dalam amanat yang dibacakannya, Bupati Shalahddin memaparkan delapan klaster prioritas nasional yang harus diakomodasi pemerintah daerah. Kedelapan klaster itu meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, infrastruktur dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan, serta penurunan kemiskinan.

“Tujuannya jelas, yaitu untuk memastikan pembangunan itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Barito Utara secara berkelanjutan,” tegas Bupati Shalahuddin di hadapan peserta upacara.

Secara spesifik, daerah juga didorong untuk mendukung target pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dan pembentukan 80.000 KDKMP. Program-program tersebut membutuhkan komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintahan di tingkat kabupaten.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, menjadi pengingat pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Bupati Shalahuddin mengajak seluruh aparatur dan masyarakat Barito Utara untuk menjadikan semangat asta cita sebagai bahan bakar dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional dan transparan.

“Mari kita jadikan semangat asta cita sebagai bahan bakar untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional dan transparan,”ajak bupati mengakhiri amanatnya.

Dengan semangat otonomi daerah yang telah berlangsung tiga dekade, Barito Utara berkomitmen untuk terus bergerak mewujudkan pembangunan yang berpihak pada rakyat. (ren/kpg)