Uya Kuya Laporkan Dugaan Hoaks Kepemilikan 750 Dapur Makan Bergizi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Surya Utama alias Uya Kuya, resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya pada Minggu (19/4/2026) atas dugaan penyebaran berita bohong. Laporan tersebut dilayangkan setelah muncul klaim masif yang menyebut legislator tersebut memiliki 750 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aksi hukum ini ditempuh Uya karena merasa dirugikan oleh narasi hoaks yang beredar di platform Threads sejak Sabtu (18/4). Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, unggahan tersebut menampilkan foto hasil suntingan yang disertai keterangan palsu seolah-olah sang politisi mengelola ratusan dapur program pemerintah tersebut.

"Karena hoaks, mengingat penjarahan rumah saya kan juga karena video-video hoaks masif beredar yang dibiarkan. Banyak video-video lama dari TikTok saya dikasih tulisan-tulisan seolah-olah itu statement saya, padahal saya nggak pernah bicara apapun saat itu," ujar Uya Kuya, Anggota DPR RI.

Uya menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam pengelolaan dapur MBG dan hanya memiliki bisnis kuliner pribadi di wilayah Benhil. Ia merasa heran dengan asal-usul munculnya angka 750 dapur yang dikaitkan dengan namanya.

"Dan yang saya bingung dari mana itu cerita saya punya dapur MBG. Karena sampai saat ini saya tidak punya satu pun dapur MBG kecuali dapur restoran saya di Benhil namanya Asli Rasa," ujar Uya Kuya, Anggota DPR RI.

Kekhawatiran Uya didasari atas pengalaman pahit pada tahun 2025 lalu, di mana kediamannya sempat menjadi sasaran penjarahan akibat provokasi kabar bohong di media sosial. Hingga saat ini, proses renovasi rumah yang terdampak insiden tersebut dilaporkan belum sepenuhnya rampung.

"Mereka mau apa lagi dari saya? Udah kemarin rumah dan keluarga saya di korbankan dengan menggunakan video hoaks dari video-video lama saya yang ditambahkan tulisan-tulisan seolah-olah saya. Dan rumah yang kemarin dijarah juga sampe sekarang aja belum selesai direnovasi, sekarang udah difitnah lagi, kenapa saya lagi yang difitnah," ujar Uya Kuya, Anggota DPR RI.

Pihak kepolisian mengonfirmasi telah menerima laporan yang teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/TV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Laporan ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran Kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik sesuai UU Nomor 1/2024 dan beberapa pasal dalam KUHP.

"Iya benar. (Terkait) penyebaran berita bohong," ujar Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kasus ini sekarang tengah memasuki tahap pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti akun-akun yang diduga menyebarkan informasi menyesatkan tersebut.