PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengajak para pekerja untuk bersikap cerdas serta mampu memanfaatkan berbagai peluang kerja, khususnya di sektor informal, dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Bundaran Besar, Palangka Raya.
“Kita berharap para pekerja bisa bersikap cerdas, artinya tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang justru dapat merugikan para buruh sendiri,” katanya, Jumat (1/5/2026).
Dia menekankan bahwa peringatan May Day tahun ini mengusung semangat pekerja cerdas dan sejahtera di tengah dinamika kondisi ekonomi saat ini.
Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan.
“Saat ini kami fokus bagaimana menyediakan peluang kerja yang cukup bagi masyarakat, salah satunya melalui Disnaker dengan aplikasi Digipark yang memuat berbagai informasi lowongan kerja,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), jumlah peluang kerja yang tersedia saat ini justru lebih banyak dibandingkan jumlah pencari kerja.
“Lowongan pekerjaan itu sebenarnya lebih banyak daripada yang melamar, hanya saja sebagian besar berada di sektor informal yang belum banyak diminati,” ungkapnya.

Zaini menilai, masih banyak masyarakat yang cenderung berfokus pada pekerjaan formal seperti pegawai pemerintah atau perusahaan, padahal peluang tersebut terbatas.
“Padahal lapangan kerja informal seperti di restoran, kafe, dan sektor jasa lainnya cukup banyak tersedia, namun belum banyak diminati oleh masyarakat,” tuturnya.
Dia berharap ke depan masyarakat mulai membuka diri terhadap berbagai jenis pekerjaan, termasuk sektor informal yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya terpaku pada pekerjaan formal, tetapi juga melihat peluang di sektor swasta dan informal yang jika ditekuni dengan serius juga dapat memberikan penghasilan,” pungkasnya. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengajak para pekerja untuk bersikap cerdas serta mampu memanfaatkan berbagai peluang kerja, khususnya di sektor informal, dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Bundaran Besar, Palangka Raya.
“Kita berharap para pekerja bisa bersikap cerdas, artinya tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang justru dapat merugikan para buruh sendiri,” katanya, Jumat (1/5/2026).
Dia menekankan bahwa peringatan May Day tahun ini mengusung semangat pekerja cerdas dan sejahtera di tengah dinamika kondisi ekonomi saat ini.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan.
“Saat ini kami fokus bagaimana menyediakan peluang kerja yang cukup bagi masyarakat, salah satunya melalui Disnaker dengan aplikasi Digipark yang memuat berbagai informasi lowongan kerja,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), jumlah peluang kerja yang tersedia saat ini justru lebih banyak dibandingkan jumlah pencari kerja.
“Lowongan pekerjaan itu sebenarnya lebih banyak daripada yang melamar, hanya saja sebagian besar berada di sektor informal yang belum banyak diminati,” ungkapnya.
Zaini menilai, masih banyak masyarakat yang cenderung berfokus pada pekerjaan formal seperti pegawai pemerintah atau perusahaan, padahal peluang tersebut terbatas.
“Padahal lapangan kerja informal seperti di restoran, kafe, dan sektor jasa lainnya cukup banyak tersedia, namun belum banyak diminati oleh masyarakat,” tuturnya.
Dia berharap ke depan masyarakat mulai membuka diri terhadap berbagai jenis pekerjaan, termasuk sektor informal yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya terpaku pada pekerjaan formal, tetapi juga melihat peluang di sektor swasta dan informal yang jika ditekuni dengan serius juga dapat memberikan penghasilan,” pungkasnya. (adr)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·