Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memilih produk olahan ikan, termasuk siomay.
Hal ini disampaikannya menyusul dugaan ikan sapu-sapu yang digunakan sebagai bahan baku makanan.
Hasudungan meminta masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus mengenali ciri-ciri siomay yang aman dikonsumsi. Ia juga menyebut pihaknya telah menangkap 11,49 ton ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta.
“Hasil tangkapan mencapai 11,49 ton. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dalam membeli maupun mengkonsumsi siomay, dengan tetap memperhatikan dan mengenali ciri-ciri produk yang menggunakan bahan baku ikan sapu-sapu maupun jenis ikan lainnya,” ujar Hasudungan saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (6/5).
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah perbedaan antara siomay berbahan ikan sapu-sapu dan ikan tenggiri, mulai dari rasa hingga tampilan.
Perbedaan Rasa
Pada aspek rasa, siomay berbahan ikan sapu-sapu cenderung lebih hambar dibandingkan tenggiri.
“Ikan sapu-sapu cenderung memiliki rasa yang lebih hambar, serta dapat menimbulkan aroma dan cita rasa tanah atau lumpur apabila proses pengolahannya kurang higienis dan tidak dilakukan secara optimal,” kata Hasudungan.
Sementara itu, siomay berbahan ikan tenggiri memiliki rasa yang lebih khas.
“Ikan tenggiri memiliki cita rasa gurih alami, segar, dan khas produk olahan hasil laut,” ungkapnya.
Perbedaan Tekstur
Dari sisi tekstur, Hasudungan mengatakan perbedaan juga cukup terasa saat dikonsumsi.
“Ikan sapu-sapu tekstur daging relatif lebih kasar dan kurang kenyal,” ujar Hasudungan.
“Ikan tenggiri tekstur lebih halus, kenyal, dan elastis, sehingga menghasilkan siomay dengan kualitas yang lebih baik,” lanjutnya.
Perbedaan Aroma
Hasudungan menambahkan, aroma juga menjadi indikator penting lainnya untuk membedakan kedua jenis siomay ini. Menurutnya ikan sapu-sapu menimbulkan aroma amis, sedangkan tenggiri beraroma lebih segar.
“Ikan sapu-sapu berpotensi menimbulkan aroma amis maupun bau lumpur, terutama apabila berasal dari perairan dengan kualitas yang kurang baik,” jelas Hasudungan.
“Ikan tenggiri memiliki aroma yang lebih bersih, segar, dan menggugah selera,” tambah dia.
Perbedaan Warna
Selain rasa dan aroma, masyarakat juga bisa memperhatikan tampilan siomay secara visual dari segi warna.
“Ikan sapu-sapu cenderung menghasilkan warna siomay yang lebih kusam atau keabu-abuan,” tutur Hasudungan.
Sementara itu, siomay berbahan tenggiri terlihat lebih bersih dan cerah.
“Ikan tenggiri menghasilkan warna siomay yang lebih cerah, bersih, dan menarik,” pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·