Entitas perdagangan kripto Alameda Research mengosongkan aset senilai 20,89 juta dolar AS dari bursa KuCoin pada Rabu, 13 Mei 2026, sebagai langkah pengamanan harta pailit. Aktivitas pemindahan dana besar-besaran ini terdeteksi melalui data on-chain dalam kurun waktu dua jam untuk memitigasi risiko pihak lawan.
Data dari Onchain Lens yang dilansir Cryptonews merinci jenis aset yang ditarik meliputi 162,64 Bitcoin (BTC) senilai 13,21 juta dolar AS dan 274,29 Ether (ETH) seharga 630.000 dolar AS. Selain itu, dompet tersebut memindahkan 315.299 token MASK senilai 168.000 dolar AS serta 6,877 juta stablecoin USDT.
Laporan dari Blockchain.News menyebutkan bahwa aksi reposisi aset ini menyerupai pola yang terjadi saat krisis pasar kripto pada kuartal sebelumnya di tengah volatilitas tinggi. Analis pasar memproyeksikan adanya potensi penarikan lanjutan guna mengantisipasi dinamika harga yang fluktuatif.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan harga Bitcoin berada pada level 81.179,16 dolar AS, bertahan di atas rata-rata bergerak (EMA) 50 hari. Meski dalam tren naik jangka panjang, indikator MACD memberikan sinyal potensi momentum bearish yang perlu diperhatikan pelaku pasar.
Langkah mendadak pada dompet yang sebelumnya tidak aktif ini dinilai berkaitan dengan proses pemulihan aset di bawah kepemimpinan CEO FTX, John J. Ray III. Pengamanan dana ke penyimpanan mandiri dilakukan secara terukur demi menjamin ketersediaan aset bagi para kreditur perusahaan yang bangkrut tersebut.
Hingga saat ini, pihak KuCoin yang berbasis di Seychelles belum memberikan pernyataan resmi terkait penarikan dana oleh entitas Alameda Research. Bursa tersebut sebelumnya sempat berada di bawah pengawasan regulasi ketat di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·