Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan frekuensi penggunaan daging ayam dan telur dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung serapan kedua komoditas tersebut di Tanah Air.
Dalam konferensi pers di Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Rabu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda menyampaikan bahwa komoditas daging ayam dan telur berada dalam kondisi surplus dan bahkan sudah diekspor ke sejumlah negara.
"Adanya Program MBG ini justru adalah yang bisa menstabilkan harga daging ayam dan telur di Tanah Air karena sebelum ada program ini harga di tingkat peternak sangat fluktuatif," kata Agung Suganda.
Terkait hal itu, dia menyampaikan Kementan telah mengadakan pertemuan dengan asosiasi terkait yang juga dihadiri oleh perwakilan BGN untuk mendukung penyerapan produk daging ayam dan telur dari peternak lokal.
Tidak hanya itu, Kementan juga sudah bersurat dengan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN meminta agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan penyerapan kedua komoditas itu dari para peternak yang berada di lokasi masing-masing.
"Yang kedua juga meminta agar menu Makan Bergizi khususnya untuk daging ayam dan telur itu frekuensinya ditambah. Bukan dua kali per minggu, kita minta bahkan bila perlu setiap hari begitu untuk menambah serapan," tuturnya.
Tidak hanya itu, Kementan juga meminta agar harga yang digunakan sesuai harga acuan pemerintah. Langkah itu diambil karena saat ini harga telur dan ayam hidup di tingkat peternak juga turun di bawah harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Dengan penyerapan komoditas oleh 28.390 SPPG yang menjalankan Program MBG diharapkan mampu meningkatkan serapan dan menstabilkan harga kedua komoditas itu.
"Saat ini posisinya masih surplus mudah-mudahan kalau 30 ribu SPPG sudah beroperasi ini harapannya tentu bisa menyerap produksi daging ayam dan telur kita dan tidak mempengaruhi pada harga di tingkat peternak," demikian Agung Suganda.
Baca juga: Menko Pangan minta BGN tambah serapan telur lewat program MBG
Baca juga: Kementan dan Bapanas stabilkan harga telur ayam yang turun di peternak
Pewarta: Prisca Triferna Violleta/Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·