PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) meluncurkan fitur investasi reksa dana melalui layanan digital LINE Bank by Hana Bank pada Kamis (7/5/2026). Inovasi ini bertujuan memfasilitasi kebutuhan nasabah, terutama generasi muda, dalam mengelola dan mendiversifikasi aset keuangan secara praktis melalui satu aplikasi perbankan digital.
Penyediaan fitur baru ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi pembelian, penambahan dana atau top up, hingga penjualan reksa dana tanpa perlu berpindah platform. Langkah strategis tersebut diambil menyusul tren peningkatan minat masyarakat terhadap pengelolaan keuangan berbasis teknologi digital sebagaimana dilansir dari Money.
Chief Personal Banking Officer Hana Bank, Stefen Loekito, memberikan penjelasan mengenai pergeseran perilaku masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya investasi. Ia menekankan bahwa adaptasi teknologi pada segmen usia muda menjadi faktor pendorong utama kehadiran fitur ini.
“Kami melihat kesadaran masyarakat untuk berinvestasi terus meningkat, terutama di segmen generasi muda yang semakin adaptif terhadap teknologi digital. Sejalan dengan tren tersebut, LINE Bank hadir dengan fitur investasi reksa dana untuk mendukung nasabah dalam mengelola, mengembangkan, dan mendiversifikasikan aset,” ujar Stefen Loekito, Chief Personal Banking Officer Hana Bank.
Kemudahan akses diberikan melalui batas minimal investasi yang terjangkau bagi pemula, yakni mulai dari nominal Rp 100.000. Untuk menjaga konsistensi nasabah dalam membangun kebiasaan berinvestasi, LINE Bank turut menyertakan sistem autodebet yang dapat diatur secara mingguan maupun bulanan.
Pilihan instrumen reksa dana dinilai sebagai langkah mitigasi risiko bagi masyarakat di tengah situasi ekonomi global yang belum stabil. Pengelolaan oleh tenaga profesional menjadi nilai tambah bagi para investor ritel.
“Kami melihat kesadaran masyarakat untuk berinvestasi terus meningkat, terutama di segmen generasi muda yang semakin adaptif terhadap teknologi digital. Sejalan dengan tren tersebut, LINE Bank hadir dengan fitur investasi reksa dana untuk mendukung nasabah dalam mengelola, mengembangkan, dan mendiversifikasikan aset,” ujar Stefen Loekito, Chief Personal Banking Officer Hana Bank.
Layanan ini mencakup empat jenis instrumen investasi, yakni reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham dalam denominasi rupiah. Secara total, terdapat 39 produk yang tersedia dari hasil kerja sama dengan tujuh perusahaan manajer investasi resmi.
Hana Bank juga mengintegrasikan teknologi Robo AIdvisor untuk memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan profil risiko masing-masing nasabah. Selain melalui aplikasi LINE Bank, akses investasi ini tetap tersedia melalui kantor cabang fisik maupun aplikasi MyHana Mobile Banking.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·