KAI Commuter melakukan rekayasa operasi perjalanan kereta api menyusul adanya genangan air yang merendam jalur rel di sekitar Stasiun Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Kondisi tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (29/4/2026) sore.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, gangguan operasional ini sempat menghambat perjalanan KRL rute Tanah Abang menuju Rangkasbitung atau Green Line. Sementara itu, rangkaian kereta dari arah berlawanan masih diizinkan melintas namun dengan pembatasan kecepatan demi keamanan.
Pihak operator memberikan informasi terkini mengenai situasi di lokasi kejadian melalui kanal komunikasi digital resmi mereka pada pukul 15.25 WIB.
"Saat ini terdapat genangan air akibat hujan lebat di jalur rel sekitar Stasiun Tenjo," tulis KAI Commuter.
Setelah upaya penanganan dilakukan, tinggi muka air di area rel dilaporkan mulai mengalami penurunan pada pukul 16.10 WIB. Kendati sudah bisa dilalui, perjalanan Commuter Line menuju Rangkasbitung tetap dioperasikan dengan kewaspadaan tinggi.
"Genangan air akibat hujan lebat di jalur rel sekitar Stasiun Tenjo saat ini mulai surut. Perjalanan Commuter Line dari dan menuju Stasiun Rangkasbitung kini sudah dapat melintas di lokasi genangan dengan kecepatan terbatas. Mohon untuk selalu mengikuti arahan petugas. Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan perjalanan," tulis KAI Commuter.
Dalam rangka meminimalisir dampak keterlambatan, manajemen menerapkan pola rekayasa operasi khusus. KA 1722D relasi Tanah Abang-Rangkasbitung hanya dijalankan sampai Stasiun Daru dan diubah menjadi KA 1765D untuk kembali ke Tanah Abang.
Selain pemangkasan rute tersebut, perjalanan KA 1718D dan KA 1724D relasi Tanah Abang-Rangkasbitung tetap dilanjutkan ke stasiun tujuan. Namun, kedua rangkaian kereta tersebut harus melintasi titik genangan secara bergantian dengan menggunakan satu jalur.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·