Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan penurunan signifikan pada valuasi Indeks Harga Saham Gangungan (IHSG) yang kini dinilai telah terdiskon cukup lebar dibandingkan dengan bursa saham di kawasan regional pada Rabu (13/5/2026).
Kondisi pasar modal Indonesia yang saat ini berada di level 6.700-an merupakan dampak dari dinamika global, setelah sebelumnya sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada level 9.133 di bulan Januari lalu.
Data Bursa Efek Indonesia per 12 Mei 2026 menunjukkan rasio harga terhadap laba atau price-to-earning ratio (PER) berada pada angka 14,98 kali, sedangkan rasio harga terhadap nilai buku tercatat sebesar 1,90 kali. Dilansir dari Bloombergtechnoz, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, memberikan penjelasan terkait angka tersebut.
“Sekarang bahkan secara PER regional, tingkat rata-rata PER saham-saham kita sudah ada di bawah PER rata-rata bursa-bursa lainnya,” kata Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.
Pihak otoritas memandang bahwa situasi pasar saat ini sebenarnya merupakan momentum yang tepat bagi para pemodal untuk kembali memperkuat posisi mereka di pasar domestik dengan tetap memperhatikan fundamental perusahaan.
“Kami berharap investor kita secara selektif memanfaatkan momentum ini untuk masuk di pasar dan memilih saham-saham terbaik, yang secara prospektif dapat terus melakukan perbaikan kinerja dari waktu-waktu,” ujar Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.
Guna menjaga stabilitas pasar, OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) terus memantau pergerakan bursa dan tetap memberlakukan sejumlah kebijakan penyeimbang yang telah ada sebelumnya.
Berbagai instrumen stabilisasi yang masih aktif mencakup izin pembelian kembali saham tanpa melalui RUPS, penundaan aktivitas short selling hingga September 2026, penerapan jeda perdagangan otomatis, serta aturan batasan penurunan harga maksimal 15 persen.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·