Otorita jaga kawasan hutan untuk fondasi IKN sebagai kota hutan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjaga kawasan hutan untuk fondasi pembangunan IKN, ibu kota baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai kota hutan berkelanjutan.

"Kolaborasi menjaga kawasan hutan terus diperkuat," ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Safitri ketika ditanya mengenai program tanam pohon di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa menjaga kawasan hutan menjadi fondasi utama pembangunan IKN sebagai kota hutan secara berkelanjutan.

Salah satu langkah dilakukan Otorita IKN menanam 100 pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto Kilometer 65 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, dengan jenis pohon yang ditanam, antara lain gaharu, balangeran, nyatoh, meranti, dan nyamplung.

Bibit pohon yang ditanam tersebut, kata dia, hasil kolaborasi Universitas Mulawarman dan Otorita IKN, guna memperkuat fungsi ekosistem hutan, termasuk mendorong potensi pengembangan energi baru terbarukan.

Baca juga: Otorita IKN terus hijaukan kawasan ibu kota negara baru Indonesia

Penanaman pohon juga melibatkan Satuan Tugas Penanggulangan Aktivitas Ilegal, Universitas Mulawarman, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, unsur TNI dan Polri, satuan kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa, kejaksaan, dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tahura Bukit Soeharto.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama menjaga kawasan hutan dan mencegah aktivitas ilegal, dan bentuk pengawasan bersama.

Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Sumber Daya Hayati Hutan Tropis Lembap Universitas Mulawarman Ibrahim mengatakan bahwa menjaga keberlanjutan ekosistem hutan hujan tropis sebagai penting karena memiliki nilai ekologis tinggi, di antaranya mampu menyimpan 70 persen dari vegetasi.

"Upaya rehabilitasi hutan hujan tropis di Tahura Soeharto tidaklah sederhana, terutama pada kawasan yang telah terbuka dalam waktu lama, dibutuhkan pendekatan yang tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pengamanan dan keberlanjutan kawasan," kata dia.

Baca juga: Otorita buka peluang keterlibatan komunitas akademik bangun IKN

Baca juga: Otorita siapkan masyarakat bebaskan IKN dari malaria dan DBD

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.