Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi dan Gubernur Bank Indonesia ke Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026) siang untuk memberikan arahan strategis terkait kinerja pemerintahan terbaru.
Para pejabat negara mulai mendatangi lokasi pertemuan pada pukul 12.23 WIB dengan mengenakan pakaian batik serta membawa map dokumen, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Menteri Hilirisasi dan Investasi Rosan Roeslani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo tampak hadir memenuhi panggilan tersebut.
Pertemuan ini berfokus pada penyampaian laporan berkala dan penyelarasan mekanisme kerja kementerian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Menteri Hilirisasi dan Investasi Rosan Roeslani menjelaskan bahwa kehadirannya di Istana adalah untuk memenuhi undangan dari Presiden.
"Undangan makan siang," kata Rosan.
Saat dikonfirmasi mengenai keterkaitan pertemuan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ekspor yang baru dibentuk, Rosan menyatakan agenda utama adalah pemaparan prosedur awal kerja.
"Ini mau lapor mekanismenya. Nanti ya saya laporan dulu," kata Rosan.
Sementara itu, posisi senada disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita yang memilih menunggu instruksi langsung di dalam ruangan rapat.
"Kita lihat pak presiden mau berikan arahan apa," ujar Agus Gumiwang.
Langkah antisipatif juga disiapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang membawa dokumen laporan demi kelancaran diskusi bersama Presiden.
"Ini selalu jaga-jaga, kalau ditanya jangan sampe nggak bisa," ujar Purbaya.
33 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·