RUPST Astra tetapkan dividen Rp15,6 T dan angkat Rudy jadi Presdir

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - PT Astra International Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyepakati pembagian dividen tunai senilai Rp15,67 triliun atau setara Rp390 per saham untuk tahun buku 2025 dan menyepakati pengangkatan Rudy sebagai Presiden Direktur (Presdir) yang baru.

Dividen tunai terdiri dari dividen interim Rp3,97 triliun atau setara Rp98 per saham yang telah dibayarkan pada 31 Oktober 2025, dan sisanya Rp292 per saham akan dibayarkan pada 25 Mei 2026.

"Dividen itu akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat namanya dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB," kata Chief of Corporate Affairs ASII Boy Kelana Soebroto dalam konferensi pers seusai RUPST di Menara Astra, Jakarta, Kamis.

Selanjutnya RUPST menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp32,77 triliun sebagai berikut, sebesar Rp390 per saham atau sebanyak-banyaknya Rp15,67 triliun dibagikan sebagai dividen tunai.

Baca juga: Astra Otoparts bagikan dividen tunai Rp1,1 triliun

Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyepakati pengangkatan Rudy sebagai Presiden Direktur (Presdir) yang baru, menggantikan Djony Bunarto Tjondro.

Dengan demikian, susunan pengurus Astra hasil RUPST 2026, yaitu :

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
  • Komisaris Independen : Sri lndrastuti Hadiputranto
  • Komisaris Independen: Muliaman Darmansyah Hadad
  • Komisaris Independen : Muhamad Chatib Basri
  • Komisaris Independen : Pariya Tangtongpairoth
  • Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
  • Komisaris : Benjamin William Keswick
  • Komisaris : Stephen Patrick Gore Komisaris : Lincoln Lin Feng Pan
  • Komisaris : Lee Liang Whye

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.